Hidup Berjalan dengan Tuhan

6–9 minutes

read

walk-the-way

Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: “Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu.” Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion: memerintahlah di antara musuhmu! Pada hari tentaramu bangsamu merelakan diri untuk maju dengan berhiaskan kekudusan; dari kandungan fajar tampil bagimu keremajaanmu seperti embun. TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: “Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek.” TUHAN ada di sebelah kananmu; Ia meremukkan raja-raja pada hari murka-Nya, Ia menghukum bangsa-bangsa, sehingga mayat-mayat bergelimpangan; Ia meremukkan orang-orang yang menjadi kepala di negeri luas. Dari sungai di tepi jalan ia minum, oleh sebab itu ia mengangkat kepala. Mazmur 110

Tahun 2020 adalah tahun kesempatan kedua untuk bangkit dalam kuasa Roh untuk menyatakan Kuasa Kerajaan Allah kepada Dunia ini dengan membawa kuasa penyelarasan. Jelas dari perintah ilahi yang terdengar sejak awal tahun ini  bahwa akan ada pekerjaan dan tugas besar Kerajaan yang akan dipercayakan kepada setiap anak Allah yang terus mencari kehendaknya dengan segenap hati. Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah pemain utama dan mereka sedang mencari mitra kerja di bumi ini yang siap memberikan dirinya menjadi representasi DiriNya. Setiap kita yang memberikan diri seutuhnya kepada Dia akan menjadi bagian dari manifestasi Kerajaan Allah sejak tahun ini.

Untuk dapat menyelesaikan apa yang menjadi kehendak Bapa atas bangsa ini, Tuhan harus membangkitkan gereja di bangsa ini yang memiliki kekuatan, hikmat kebijaksanaan, dan otoritas ilahi. Kita sebagai gerejaNya harus mengetahui apa artinya memimpin bangsa-bangsa di bumi. Ini adalah tahun untuk setiap kita masuk dalam hadiratNya dan bersepakat dengan Dia berdoa untuk bangsa-bangsa agar orang benar dan “manusia Allah” bangkit. Inilah saatnya setiap kita sebagai gerejaNya mendeklarasikan kepada Dunia bahwa musim ini adalah kemenangan Kerajaan Allah, karena inilah janji Tuhan atas setiap yang terhubung akurat dengan FirmanNya adalah “Ketika cahaya Yesus bangkit dan bersinar dalam hidup setiap anak Allah, cahaya itu akan menghancurkan dan membatalkan setiap pekerjaan musuh dan rencana musuh tidak akan pernah terjadi!”

Pastikan respon kita akurat dan kita selalu bergerak dalam ketaatan mutlak atas setiap arahan dan perkataan Tuhan yang kita dapati ketika kita masuk dalam HadiratNya dan mendengar suara-Nya.

Mereka yang menyembah dalam roh dan kebenaran akan selalu memiliki akses ke tahta Bapa. Kita akan selalu mendengar suara Tuhan di tahta Bapa yang mana terdapat sidang Allah untuk memutuskan segala hal. Terkadang kita gagal menyadari bahwa sebenarnya kita telah begitu dekat dengan ruang tahta Bapa dan Tuhan sebenarnya telah menyediakannya bagi kita akses gratis untuk mendekat ke tahta Bapa ketika kita ada dalam hadirat Allah. Ketahuilah bahwa pemberian akses tersebut merupakan undangan dari Tuhan untuk kita jangan berdiam tetap di luar (hadiratNya dan FirmanNya) tapi berjalan masuk ke tahta Bapa. Dalam beberapa pasal di kitab mazmur dijelaskan bahwa Daud diberikan kesempatan untuk mendengar Allah Bapa berbicara kepada Allah Anak dalam sebuah sidang, bahkan Daud tahu bahwa masa depan bangsaNya telah ditentukan dalam sidang tersebut. Kita juga akan diberi hak istimewa yang sama jika kita membersihkan diri kita sendiri dan mempersiapkan diri kita serta membangun diri kita secara akurat sesuai dengan FirmanNya.

Tuhan ingin kita mendengar dan melihat apa yang Dia lakukan di ruang dewan di TahtaNya. Jika kita masuk dalam portal hadirat Allah, kita akan melihat Mazmur 110 akan menjadi kenyataan. Tuhan menunjukkan kepada kita dengan jelas bahwa semuanya akan dibangun dengan baik. Kita perlu mendengar dan mendekat agar kita dapat mendengar secara akurat. Terkadang kita tidak dapat mendengar karena dosa. Segeralah tanggulangi dosa dan cela mesir dalam hidup kita!

Jika kita tidak datang dalam hadiratNya dan mengakses ruang Tahta Bapa untuk melihat ruang dewan Allah dan mendengar apa yang Tuhan ingin lakukan, kita tidak akan pernah membuat diri kita tersedia bagi Tuhan. Kita akan mendapati kita tidak lagi berjalan dengan diriNya bahkan kita tertinggal jauh, menjadi yang terkemudian, walaupun kita sudah lama ikut Tuhan. Itulah alasannya dalam beberapa ayat di kitab wahyu menegaskan bahwa hendaklah kita yang memiliki telinga, mendengarkan apa yang sedang Roh katakan kepada jemaatNya. Kesulitan jemaat akhir zaman adalah kemampuan untuk bisa mendengar secara akurat atas Suara-Nya.

Orang akan mengatakan bahwa mereka sibuk dan mengatakan mereka tidak punya waktu untuk berdoa dan mendekat kepadaNya. Namun, kita harus dapat tetap meluangkan waktu pada apa yang menjadi prioritas dalam hidup kita, yaitu datang dalam HadiratNya. Ketika kita menjadi seperti mereka yang penuh alasan, sering sekali Tuhan harus mengizinkan keadaan yang penih dengan kesulitan menunjukkan kepada kita keadaan dan status kita terkini. Sering sekali, kita dengar kesaksian bahwa ketika orang yang sedang terpojok dengan kesulitan tersebut kembali datang dalam Hadirat-Nya dan mulai mendengar suara majelis dewan Allah, mereka bisa kembali pulih dan menang atas setiap kondisi mereka. Ketika kita ada dalam Tahta-Nya, ketahuilah bahwa Tuhan (Bapa, Anak dan Roh Kudus) berkehendak untuk berbicara dan ini akan mengubah hidup kita. Tuhan akan membantu kita melihat, mendengar dan memahami apa yang Dia inginkan dan seberapa jauh hal itu akan terjadi. Tanda keberhasilah kita mendengar dengan akurat, adalah ketika kita menyesuaikan hidup kita sesuai dengan Firman-Nya yang dinyatakan kepada kita lewat suaraNya.

Tuhan tidak ingin kita hanya sekadar bersih, diperlengkapi, dan diberkati tapi kosong. Dia ingin kita melakukan lebih dari itu. Siapa yang dapat Dia utus dan siapa yang akan berjalan bersama Dia. Penting untuk kembali kepada jalan yang Tuhan katakan dan jangan pernah ubah haluan seperti yang dibiasakan oleh orang-orang yang ketika kebutuhan muncul, tiba-tiba memutuskan untuk tidak mengikuti Tuhan lagi dan berusaha dengan mengandalkan kecerdasan manusiawi. Orang-orang ini akan melihat status hidupnya seperti anak bungsu. Ketaatan kita akan mengubah hidup kita. Satu keputusan yang akurat dapat mengubah hidup kita. Keputusan yang akurat hanya akan kita buat di Hadirat-Nya, di hadapan Tahta Bapa.

Alkitab juga menjelaskan kepada kita bahwa jika kita sama seperti orang lain yang memiliki bibir najis, kita dapat terputus dari hadiratNya. Terputus dari hadiratNya berarti bahwa kita tidak dapat mendengar suara Tuhan. Ini berarti memberikan peringatan kepada kita untuk segera bertobat atas setiap bibir yang najis. Tuhan ingin kita maju. Seperti yang kita dengar dariNya, sesuaikan hidup kita dengan segera.

Jika kita ingin pergi ke puncak dalam setiap aspek kehidupan kita, kita harus memastikan masuk dan akses tahta Bapa dan setiap perkataan Tuhan dalam hadiraNya. Kecuali kita memilih jalur ini, kita tidak bisa pergi ke puncak tersebut. Tuhan ingin kita memiliki telinga pendengaran dan mata penglihatan yang akurat dan sehat. Tuhan memberi kita iman, kemampuan untuk membedakan, hikmat kebijaksanaan, pengertian, dan wawasan sehingga kita bisa menilai dan menimbang segala sesuatu dengan akurat. Jika tidak ada pengertian, musuh akan mengambil benih perkataan Tuhan yang seharusnya kita terima dan berbuah-buah dalam hidup kita. Jika kita kekurangan pengetahuan wahyu, kita akan terasingkan dan tertinggal jauh dari setiap langkah Tuhan. Jika kita tidak memiliki wawasan, kita tidak akan melihat apa yang sedang Tuhan katakan kepada jemaat Tuhan dan bangsa ini.

Ketika minat kita tidak lagi berdasarkan yang menjadi kepentingan Allah dan mengalihkan pikiran kita untuk kepentingan manusiawi, iblis akan mengambil alih. Kita bisa berayun dari satu ujung ke ujung yang lain. Yesus memberi tahu Petrus bahwa ia diberkati dan pada saat yang singkat Yesus mengatakan kepadanya, “Enyahlah daripadanya, Setan.” Peter tidak mengerti apa yang sedang terjadi disini. Namun kita dapat belajar bersama bahwa ketika kita mengubah agenda kita, semuanya akan menjadi salah.

Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau.” Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: “Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” Matius 16:22-23

Tuhan tertarik pada kita dan Dia ingin kita mendengar semua yang Allah bicarakan. Kita harus tetap fokus berjalan sesuai dengan agenda Tuhan, dan pastikan kita tidak teralihkan dengan tidak berbelok ke kiri atau ke kanan.

Ada begitu banyak hal yang terjadi di depan mata kita, tetapi prioritas kita adalah mendengar apa yang Dia katakan. Iman timbul dari pendengaran dan pendengaran akan Firman Kristus. Jika kita tidak mendengar secara akurat, kita akan salah menafsirkan dan menjadi sombong dan memberikan jawaban yang penuh keraguan kepada Tuhan apakah hal tersebut akan berhasil.

Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada Filipus: “Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?” Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu, apa yang hendak dilakukan-Nya. Jawab Filipus kepada-Nya: “Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja.” Yohanes 6:5-7.

Yesus ingin kita bermitra dengan-Nya, bukan melawan-Nya. Kita perlu memfasilitasi apa yang Dia inginkan terjadi. Jangan melawan proyek-proyek-Nya. Cari tahu bagaimana kita dapat membantu memfasilitasi berbagai hal tersebut agar dapat terlaksana di bumi. Kita harus cukup bodoh untuk mengatakan YA kepada Tuhan. Hadirnya kehendak-Nya dalam hidup kita akan menguji agenda kita. Akankah kita membajak rencananya? atau kita akan fokus dengan agenda yang hanya berpusatkan pada kehendak manusia. Ketika Tuhan berbicara, ikutilah Dia. Tahun ini Tuhan ingin kita masuk dalam pusat kehendak-Nya. Berhenti mendengarkan setiap noise dunia yang menggoda dan mencobai.

Buka mata dan telinga kita. Ketika Tuhan berbicara kepada kita, jangan mematikannya dengan ketidaktaatan. Buka diri kita kepadaNya untuk menerima setiap Aligment/ Penyelarasan dari Bapa kita.

Salam Kegerakan! (SM)

Leave a Reply

Discover more from SAMUELMULYONO

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading