Tiga hal yang terjadi dalam Perjalanan bersama Tuhan

4–7 minutes

read

24909914_1622354137803467_206150350071888134_n.jpg

Tahun 2020 adalah tahun kesempatan kedua untuk bangkit dalam kuasa Roh untuk menyatakan Kuasa Kerajaan Allah kepada Dunia ini dengan membawa kuasa penyelarasan. Jelas dari perintah ilahi yang terdengar sejak awal tahun ini bahwa akan ada pekerjaan dan tugas besar Kerajaan Allah yang akan dipercayakan kepada setiap anak Allah yang terus mencari kehendaknya dengan segenap hati.

Setiap kita yang memberikan diri seutuhnya kepada Dia akan menjadi bagian dari manifestasi Kerajaan Allah akan mengalami 3 hal penyelarasan sepanjang perjalanan-Nya dengan Tuhan, yaitu:

  1. Terobosan Pengenalan akan Allah

Ketika kita memutuskan untuk berjalan dengan Dia, maka aspek Kristus yang lebih besar akan diungkapkan kepada kita. Allah akan membuat kita dapat melihat dan mengenal Dia dalam posisi yang sesungguhnya. Ketika Fiman Tuhan berkata “Duduklah disebelah kanan-Ku.” menggambarkan bahwa Dia memposisikan diri kita sebagai partner kerja yang akan menerima banyak sekali pengungkapan rahasia-rahasia Allah yang hanya akan diuangkapkan kepada sahabat-Nya.

Ketika Tuhan menempatkan kita pada posisi ini, pada akhirnya apapun yang kita katakan akan memberkati kita juga. Ketika Roh Kudus berbicara kepada kita dan kita meresponinya dengan akurat sehingga kita dapat melihat Kristus dalam tuntunan Roh Kudus tersebut maka hidup kita akan diubah dan dicetak sesuai dengan pola biru Tuhan. Kristus bukan lagi dikenal sebagai Tuhan yang hidup diluar kita, tapi sekarang Kristus ada didalam kita dan pengharapan akan Kemuliaan.

Kita perlu mengenal “Kristus yang ada di dalam kita”. Kita harus melihat Kristus terus bertumbuh secara berkelanjutan sehingga didalam Anugerah Allah, Kristus yang ada di dalam kita, menjadi lebih besar dan menguasai daripada kehidupan manusiawi kita. Kristus yang ada didalam kita akan mengerjakan banyak hal dalam diri kita, sehingga kita dapat memiliki keberanian datang ke tahta Tuhan mengharapkan Kemuliaan Allah dinyatakan. Kemuliaan Allah yang dinyatakan itulah yang akan membentuk ulang hidup kita sehingga kita dapat terbangun kembali menjadi serupa dan segambar lagi dengan Tuhan. Dalam posisi ini, kita akan melihat Kristus memanifestasikan diri-Nya, sekalipun pada saat tergelap datang dalam hidup kita dan ketika perahu hidup kita diizinkan menghadapi goncangan dan ombak yang datang dan menguji.

Kristus, yang hidup di dalam kita, yang akan bekerja. Kebanyakan orang kristen hari ini gagal memiliki Kristus yang bekerja didalam diriNya. Kristus yang mereka pahami hanya sebagai sosok yang religius. Pengenalan akan Kristus yang akurat akan menentukan seberapa kuat hidup kita dalam menghadapi goncangan dan ombak yang datang. Untuk menghadapi setiap musim dan zaman kita, kita harus pastikan Kristus yang hidup di dalam kita harus menjadi lebih kuat dan lebih kuat didalam kita.

  1. Reposisi dalam Posisi Rohani

Ketika Tuhan membentangkan tongkat kuasa kerajaan-Nya dari Sion, maka Anak Allah akan memerintah di tengah-tengah musuh. Begitupun dengan kita, ketika kita berjalan dengan Dia dalam kuasa KerajaanNya, maka Tuhan akan memposisikan diri kita untuk bisa hidup dalam posisi memerintah dan berkuasa atas lingkungan dimana kita berada sekalipun tempat tersebut adalah tempat yang penuh dengan “musuh” yang membayangi hidup kita.

Ketika kita berjalan dengan Dia, kita akan diposisikan untuk dapat melihat musuh tidak memiliki kekuatan lagi untuk menang dan berkuasa atas hidup kita. Apa pun yang kita ikat di bumi, akan terikat di Surga. Dan apapun yang kita lepaskan di bumi akan dilepaskan di Surga. Surga akan berpartner dengan diri kita untuk melakukan invasi Kuasa Kerajaan Allah di dunia ini. Kita akan diposisikan menjadi Instrument Kerajaan Allah dalam memperlihatkan kemuliaanNya di bumi ini.

Yesus-lah yang mengatur meja perjamuan makan di hadapan para musuh-Nya. Perjalanan kita bersama dengan Tuhan, akan membawa kita pada posisi rohani yang menjadi sangat kuat karena sekarang diri kita mewakili Kerajaan Allah yang tak tergoncangkan. Ketika segala sesuatu di dunia ini digoncangkan oleh apapun (penyakit/wabah, ekonomi runtuh, bencana alam, kepemimpinan, dll), kita akan mendapati diri kita diposisikan untuk tetap berdiri kuat didalam Dia yang memberikan kekuatan kepada kita.

Bisakah kita tetap kuat didalam Hadirat Allah tanpa terganggu oleh segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita? Bisa dan hal tersebut tidak mustahil. Musuh kita akan tetap ada, tetapi musuh tersebut tidak akan pernah dapat mempengaruhi dan mengubah kita ataupun mencemari kita. Pertumbuhan yang kita alami dalam posisi rohani akan membuat kita bertumbuh dalam kekuatan mengatasi setiap musuh yang sudah membayangi kita termasuk musuh yang membayangi selama bertahun-tahun.

  1. Gereja akan melahirkan Sion

Semua hal fisik yang kita sebut gereja ini adalah sisi alami dari segala hal. Kita duduk di kursi alami, menghirup udara alami, minum air alami, mengenakan pakaian, langkah-langkah yang kita berjalan adalah bumi, dll. Untuk mengambil semua yang fisik dan alami ke dalam spiritual sangat sulit. Jika kita tidak mengalir secara rohani, kita tidak akan pernah bisa menyeberang.

Sion adalah LAMBANG untuk tempat kediaman Allah, atau untuk umat Allah, yakni umat di mana Allah berdiam. Sion berarti bangsa Israel di bawah perjanjian yang lama; dan SION adalah TIPE gereja di bawah perjanjian yang baru. (Sion adalah salah satu nama historis untuk Yerusalem dan mungkin juga nama bukit di mana benteng asli berdiri.) 1 Raj 8:1; 2 Raj 19:21; Mzm 2:6; Yes 1:8; Yer 3:14; Rat 1:4; Yl 2:1; Am 1:2; Ob 17; Mi 1:13; Zef 3:14; Za 1:14; Mat 21:5; Yoh 12:15; Rm 9:33; 11:26; Ibr 12:22; 1 Ptr 2:6; Why 14:1, dll.

Ketika kita sebagai sebuah komunitas/Gereja berkomitmen dan memberi hidup seutuhnya untuk tetap berjalan bersama dengan Dia, maka Gereja akan menjadi tempat seluruh manusia dan mahluk dapat mengalami pertemuan dengan Yesus. Gereja yang dirancang secara akurat akan membuat/melatih seluruh jemaat untuk memiliki kemampuan dan kesempatan untuk bertumbuh dan berfungsi dalam karunia-karunia Roh dan kemampuan Ilahi. Gereja akan menjadi tempat orang-orang dilatih sehingga ketika mereka kembali ke aktivitas keseharian dapat dengan mudah merepresentasikan Tuhan di bumi ini.

Ketika kita sebagai Gereja Tuhan hidup dalam kebenaran, kita akan dapati bahwa Kebenaran akan selalu disertai dengan anugerah didalamnya. Ketika Gereja lebih setia lagi menghidupi kebenaran Rasuli, maka Gereja akan mendapati anugerah Ilahi tidak akan pernah hilang dari kita, bahkan anugerah tersebut akan semakin bertumbuh dan bermultiplikasi dalam hidup kita, bahkan akan melimpah keluar membawa kehadiran Tuhan ke lingkungan sekitar.

Anugerah yang muncul dalam hidup kita akan memampukan kita untuk bangkit sebagai pionir dalam mewujudkan kehendak Tuhan yang selama ini tertunda. Ketika mandate yang dari Tuhan untuk mengubahkan kota itu turun atas kita, Tuhan yang akan memberikan anugerahNya tersebut dalam hidup kita walaupun mungkin fasilitas kita terbatas. Bayangkan seperti Daniel, Yusuf dan Ester. Ekklesia : (memakai konsp pikir oramg Roma) Apostlos/Rasul akan memilih orang-orang kunci yang memiliki pengaruh dalam komunitas yang akan duduk di “Pintu Gerbang”yang sering juga disebut Ekklesia.

Untuk itu, pastikan setiap dari kita tetap terhubung dengan Bapa. Dengarkan Tuhan secara akurat dan jangan bertindak tanpa mendengar Dia terlebih dahulu. dan, Jangan gunakan uang sebagai faktor penentu kebahagian dan pencapaian masa depan.

Salam Kegerakan! (SM)

Leave a Reply

Discover more from SAMUELMULYONO

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading